PENGARUH VISUAL MERCHANDISING, PERSONAL SELLING DAN PRODUCT QUALITY TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA PRODUK KOSMETIK LT PRO DI SURABAYA

Melisa Gunawan, Edwin Japarianto




Abstract


Penggunaan kosmetik untuk wanita telah menjadi umum di antara orang-orang. LT Pro menjadi jawaban kebutuhan perempuan ini tersebar di saluran modern menjadi mudah ditemukan pelanggan. LT Pro juga menyediakan pilihan produk kosmetik dengan kualitas yang baik dan layanan yang dapat menjawab kebutuhan konsumen. Penelitian ini menyebarkan kuesioner kepada 100 responden wanita di konter LT Pro dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan metode Cluster, Multi Dimensi Scaling (MDS) dan Regresi Linear. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga kelompok utama konsumen LT Pro. Variabel visual merchandising, penjualan personal dan kualitas produk dibagi dalam dua dimensi, yaitu dimensi estetika dan informasi. Hubungan variabel visual merchandising memiliki tidak signifikan terhadap niat beli variabel, sedangkan personal selling dan kualitas produk memiliki hubungan yang signifik.


Keywords


Visual merchandising, penjualan personal, kualitas produk, niat beli.

References


Bell, J., & Ternus, K. (2012). Silent selling: best practices and effective strategies in visual merchandising (4th ed.). canada.

cciindonesia.com. (2016). Perkembangan Pasar Industri Kosmetik Di Indonesia, 2010 – 2015 Citra Cendekia Indonesia. Retrieved from http://cciindonesia.com/2016/06/17/perkembanganpasarindustrikosmetikdiindonesia20102015/

Chiang, C.T. (2010). Research of Female Consumer Behavior in Cosmetics Market Case Study of Female Consumers in Hsinchu Area Taiwan. iBusiness, 2(4), 348–353. https://doi.org/10.4236/ ib.2010.24045

Ebster, C. (2011). Store Design and Visual Merchandising: Creating Store Space That Encourages Buying. (N. Malhotra, Ed.) (First Edit). New York: Business Expert Press. Retrieved from http://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=1kg8S3LuzCQC&pgis=1

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.

Ingram, T., La Forge, R., Avila, R., Schwepker Jr., C., & Williams, M. (2004). Sales Management: Analysis dan Decision Making (Fifth Edit). United States: Thomson SouthWestern.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). PrinsipPrinsip Pemasaran (Edisi 12). Jakarta: Erlangga.

Levy, M., Weitz, B., & Grewal, D. (2014). Retailing Management (9th ed.). New York: McGrawHill Education.

ltpro.com. (2016). Tentang Kami | LTPro | La Tulipe Profesional Make Up. Retrieved from http://ltpro.com/ID/aboutus/

Malhotra, N.K. (2004). Marketing research : an applied orientation (4th Editio). New Jersey: Upper Saddle River.

Mirabi, V., Akbariyeh, H., & Tahmasebifard, H. (2015). A Study of Factors Affecting on Customers Purchase Intention Case Study : the Agencies of Bono Brand Tile in Tehran. Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology (JMEST), 2(1), 267–273. https://doi. org/10.1017/CBO9781107415324.004

Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2000). Consumer Behavior. (5th Edition, Ed.). PrenticeHall, Inc.

Shaharudin, M.R., Mansor, S.W., Hassan, A.A., Omar, M.W., & Harun, E.H. (2011). The relationship between product quality and purchase intention: The case of Malaysia’s national motorcycle/scooter manufacturer. African Journal of Business Management, 5(20), 8163–8176. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.5897/AJBM11.267

Simamora, B. (2002). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D (Cetakan 14). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sullivan, M., & Adcock, D. (2002). Retail Marketing (1st ed.). London: Thomson.

Tee, P.K., Gharleghi, B., Chan, B., Samadi, B., & Balahmar, A.A. (2015). Purchase Intention of International Branded Clothes Fashion among Younger’s in Jakarta. International Journal of Business and Social Research, 5(8), 08–17.


Full Text: PDF


Copyright © Research Center Web-Dev Team